Pantun Lucu Banget Jenaka Yang Menarik Sekali

Advertisement
Advertisement
Pantun itu adalah sejenis puisi yang sangat lama dan  sangat di kenal luas terutama di daerah indonesia,pantun itu terdiri dari dua bagian,bagian satu adalah sampiran untuk bagian dua adalah isi,sangat identik dengan yang lucu lucu,budaya bahkan tentang ke agamaan.

Pantun Lucu adalah bertujuan  untuk menghibur orang yang mendengar ataupun terkadang di jadikan media untuk menyindir di dalam suasana dengan penuh ke akraban sehingga tidak menimbulkan rasa tersinggung contohnya di pentas atau di acara acara tivi bahkan sedang ngumpul bareng teman berharap suasana akan lebih riang dan gembira.
Meskipun kadang kadang sampiran tidak terlalu nyambung dengan isi contohnya:

"ada padi ada singkong 
ada cabai ada ubi,
panen niiiiyeeee

Nah disini kita ingin mengulas beberapa Pantun Lucu saja dulu mari berpantun ria bersama kita :

"Naik ke bukit membeli lada
Lada sebiji dibelah tujuh
Apanya sakit berbini janda
Anak tiri boleh disuruh"

Jalan-jalan ke rawa-rawa
Jika capai duduk di pohon palem
Geli hati menahan tawa
Melihat katak memakai helm
"Jangan suka makan mentimun
karna banyak getahnya
hai kawan jangan melamun
melamun itu tak ada gunanya"
jangan suka menulis di atas kaca
menulislah diatas meja
janganlah menangis karena cinta
menangislah karena dosa Elok berjalan kota tua
Kiri kanan berbatang sepat Elok berbini orang tua


Perut kenyang ajaran dapat"

Burung camar pake celana. apa kabar yang disana?
Ikan kakap jadi raja kuharap baik-baik aja
burung elang bawa batu. Sedang apa ya disitu?
Perut mules makan pepaya. Balazz yaaa..

 Orang gila makan apem
 putus rokok mulut asem
udah pipi kamu tembem
ketek kamu bau ASEM!

Masak ayam masak tumis..
Iris tipis sampai habis..
Selasa malam hujan gerimis.. Dompet tipis smakin kritis..
Baik segitu dulu pantun lucu yang kita persembahkan  

Bangkok kota seribu pagoda
mekah adalah kota suci
ku akui kau selalu menggoda
tapi sayang kau banci


 
"Si agung naek kereta Keretanya kejungkir balik   okeh deh segitu ajaaah... Ulah hilap Baca pantun yang lain lagi disini"

Advertisement